32 Fakta-Fakta Unik Tentang Indonesia
1. Pra Kemerdekaan
“Pating greges”
(tidak enak badan, demam), keluh Bung Karno setelah dibangunkan dokter
kesayangannya.
Kemudian darahnya dialiri chinineurethan intramusculair dan menenggak pil brom chinine. Lalu
ia tidur lagi.
Pukul 09.00, Bung Karno terbangun. Berpakaian rapi
putih-putih dan menemui sahabatnya,
Bung Hatta.
Tepat pukul 10.00,
keduanya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari serambi rumah.
“Demikianlah Saudara-saudara!
Kita sekalian telah merdeka!”, ujar Bung Karno di hadapan
segelintir patriot-patriot sejati.
Mereka lalu
menyanyikan lagu kebangsaan sambil mengibarkan bendera pusaka Merah Putih.
Setelah upacara
yang singkat itu, Bung Karno kembali ke kamar tidurnya. Masih meriang. Tapi
sebuah revolusi telah dimulai…
2. Proklamasi
Tiang bendera pun
dibuat dari batang bambu secara kasar, serta ditanam hanya beberapa menit
menjelang upacara. Tetapi itulah, kenyataan yang yang terjadi pada sebuah
upacara sekaral yang dinanti-nanti selama lebih dari tiga ratus tahun!
3. Menteri Pribumi Pertama
Setelah merdeka 43 tahun,
Indonesia baru
memiliki seorang menteri pertama yang benar-benar “orang Indonesia asli”.
Karena semua menteri sebelumnya lahir sebelum 17 Agustus 1945.
Itu berarti,
mereka pernah menjadi warga Hindia Belanda dan atau pendudukan Jepang, sebab
negara hukum Republik Indonesia memang belum ada saat itu.
“Orang Indonesia asli” pertama yang menjadi menteri
adalah
Ir Akbar Tanjung (lahir
di Sibolga, Sumatera Utara, 30 Agustus 1945), sebagai Menteri Negara Pemuda dan
Olah Raga pada Kabinet Pembangunan V (1988-1993).
4. Pulau Kalimantan
Menurut Proklamasi 17 Agustus 1945, Kalimantan adalah
bagian integral wilayah hukum Indonesia.
Kenyataannya,
pulau tersebut paling unik di dunia.
Info unik lainnya:
Hubungan antara
revolusi Indonesia dan Hollywood, memang dekat. Setiap 1 Juni, selalu
diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila semasa Presiden Soekarno.
Pada 1956,
peristiwa tersebut “hampir secara kebetulan” dirayakan di sebuah hotel
Hollywood.
Bung Karno saat itu mengundang aktris legendaris,
Marilyn Monroe,
untuk sebuah makan malam di Hotel Beverly Hills, Hollywood. Hadir di antaranya
Gregory Peck, George Murphy dan Ronald Reagan (25 tahun kemudian menjadi
Presiden AS).
Yang unik dari
pesta menjelang Hari Lahir Pancasila itu, adalah kebodohan Marilyn dalam hal
protokol. Pada pesta itu, Maryln menyapa Bung Karno bukan dengan “Mr President”
atau “Your Excellency”, tetapi dengan “Prince Soekarno!”
5. Film Pertama Tentang
Indonesia
Ada lagi hubungan yang erat antara 17 Agustus dan
Hollywood.
Film tersebut
menceritakan pegalaman seorang wartawan asing di Indonesia pada 1960-an.
Pada 1984, film
yang dibintangi Mel Gibson itu mendapat Oscar untuk kategori film asing!
6. Naskah Proklamasi Asli di
tong sampah
Naskah asli teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang
ditulis tangan oleh Bung Karno dan didikte oleh Bung Hatta, ternyata tidak
pernah dimiliki dan disimpan oleh Pemerintah!
Anehnya, naskah historis tersebut justru disimpan
dengan baik oleh wartawan
BM Diah, seorang
putera asal Aceh yang juga tokoh pers, pejuang kemerdekaan, diplomat, dan
pengusaha Indonesia.
Diah menemukan draft proklamasi
itu di keranjang sampah di rumah Laksamana Maeda, 17 Agustus 1945 dini hari,
setelah disalin dan diketik oleh Sajuti Melik.
Pada 29 Mei 1992,
Diah menyerahkan draft tersebut kepada Presiden Soeharto, setelah menyimpannya
selama 46 tahun 9 bulan 19 hari.
7. Komentar pertama Sokarno
setelah pengasingan
Ketika tiba di Pelabuhan Sunda Kelapa 9 Juli 1942 siang bolong, Bung Karno
mengeluarkan komentar pertama yang janggal didengar. Setelah menjalani
pengasingan dan pembuangan oleh Belanda di luar Jawa, Bung Karno justru tidak
membicarakan strategis perjuangan menentang penjajahan. Masalah yang
dibicarakannya, hanya tentang sepotong jas!
“Potongan jasmu bagus sekali!”
komentar Bung Karno pertama kali tentang jas double breast yang
dipakai oleh bekas iparnya Anwar Tjokroaminoto, yang menjemputnya bersama Bung
Hatta dan segelintir tokoh nasionalis.
8. Presiden pertama pernah
bermandikan air seni
Rasa-rasanya di dunia ini, hanya
the founding father Indonesia
yang pernah mandi air seni. Saat pulang dari Dalat (Cipanasnya Saigon),
Vietnam, 13 Agustus 1945, Soekarno bersama Bung Hatta, dr
Radjiman Wedyodiningrat dan dr Soeharto (dokter pribadi Bung
Karno) menumpang pesawat
fighter bomber bermotor
ganda.
Dalam perjalanan,
Soekarno ingin sekali buang air kecil, tetapi tak ada tempat. Setelah dipikir,
dicari jalan keluarnya untuk hasrat yang tak tertahan itu. Melihat
lubang-lubang kecil di dinding pesawat, di situlah Bung Karno melepaskan hajat
kecilnya. Karena angin begitu kencang sekali, bersemburlah air seni itu dan
membasahi semua penumpang. Byuuur…
9. Dokumentasi Proklamasi
selamat karena kebohongan
Berkat kebohongan, peristiwa sakral Proklamasi 17
Agustus 1945 dapat didokumentasikan dan disaksikan oleh kita hingga kini.
Saat tentara Jepang ingin merampas negatif foto yang
mengabadikan peristiwa penting tersebut,
Frans Mendoer, fotografer yang merekam detik-detik proklamasi,
berbohong kepada mereka.
Dia bilang tak punya negatif itu dan sudah diserahkan
kepada
Barisan Pelopor, sebuah gerakan perjuangan. Mendengar jawaban
itu, Jepang pun marah besar.
Padahal negatif
film itu ditanam di bawah sebuah pohon di halaman kantor Harian Asia Raja.
Setelah Jepang pergi, negatif itu diafdruk dan dipublikasi secara luas hingga
bisa dinikmati sampai sekarang. Bagaimana kalau Mendoer bersikap jujur pada
Jepang?
10. Wapres berbohong demi
negara
Kali ini, Bung Hatta yang berbohong demi proklamasi.
Waktu masa revolusi, Bung Karno memerintahkan Bung Hatta untuk meminta bantuan
senjata kepada
Jawaharlal Nehru.
Cara untuk pergi
ke India pun dilakukan secara rahasia. Bung Hatta memakai paspor dengan nama
“Abdullah, co-pilot”.
Lalu beliau berangkat dengan pesawat yang dikemudikan
Biju Patnaik, seorang industrialis yang kemudian menjadi
menteri pada kabinet PM Morarji Desai.
Bung Hatta diperlakukan sangat hormat oleh Nehru dan
diajak bertemu
Mahatma Gandhi. Nehru adalah kawan lama Hatta sejak 1920-an
dan Gandhi mengetahui perjuangan Hatta.
Setelah pertemuan,
Gandhi diberi tahu oleh Nehru bahwa “Abdullah” itu adalah Mohammad hatta. Apa
reaksi Gandhi? Dia marah besar kepada Nehru, karena tidak diberi tahu yang
sebenarnya. “You are a liar!” ujar tokoh kharismatik itu kepada Nehru.
11. 17 Agustus tanggal Merdeka
dan wafatnya Pencetus Bahasa Indonesia dan Pencipta Lagu Kebangasaan
Bila 17 Agustus menjadi tanggal kelahiran Indonesia,
justru tanggal tersebut menjadi tanggal kematian bagi pencetus pilar Indonesia.
12. Bendera dan Tanggal
Kemerdekaan
Bendera Merah Putih dan perayaan tujuh belasan
bukanlah monopoli Indonesia.
Corak benderanya sama dengan corak bendera
Kerajaan Monaco dan
hari kemerdekaannya sama dengan hari proklamasi Republik Gabon (sebuah negara
di Afrika Barat) yang merdeka 17 Agustus 1960.
13. Tak ada nama jalan Proklamator
hingga 1985
Jakarta, tempat diproklamasikannya kemerdekaan
Indonesia dan kota tempat Bung Karno dan Bung Hatta berjuang, tidak memberi
imbalan yang cukup untuk mengenang co-proklamator Indonesia.
Sampai detik ini,
tidak ada “Jalan Soekarno-Hatta” di ibu kota Jakarta.
Bahkan, nama
mereka tidak pernah diabadikan untuk sebuah objek bangunan fasilitas umum apa
pun sampai 1985.
Nama mereka pun baru diabadikan menjadi nama bandar
udara 40 tahun setelah Indonesia merdeka,
Bandara Sukarno-Hatta. Lebih parahnya lagi, pemerintah baru
secara resmi menyematkan gelar “proklamator” kepada mereka pada tahun 1986,
atau 16 tahun setelah Soekarno wafat.
14. Gelar Proklamator setelah
41 tahun
Bung Karno dan Bung Hatta adalah Presiden dan Wakil
Presiden pertama Indonesia. Mereka berdualah yang menjadi proklamator bagi
bangsa Indonesia menuju kemerdekaannya.
Namun gelar Proklamator
untuk Bung Karno dan Bung Hatta, hanyalah gelar lisan yang diberikan rakyat
Indonesia kepadanya selama 41 tahun!
Sebab, baru 1986
Permerintah Indonesia baru memberikan gelar Pahlawan Proklamator secara resmi
kepada mereka.
15. Proklamator hampir lebih
dari dua orang
Kalau saja usul Bung Hatta diterima, tentu Indonesia punya “lebih dari dua”
proklamator. Saat setelah konsep naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
rampung disusun di rumah Laksamana Maeda, Jl Imam Bonjol no 1, Jakarta.
Bung Hatta mengusulkan semua yang hadir saat rapat din
hari itu ikut menandatangani teks proklamasi yang akan dibacakan pagi harinya.
Tetapi usul ditolak oleh
Soekarni, seorang pemuda yang hadir.
Rapat itu dihadiri Soekarno, Hatta dan calon
proklamator yang gagal :
Achmad Soebardjo, Soekarni dan Sajuti Melik.
“Huh, diberi
kesempatan membuat sejarah tidak mau”, gerutu Bung Hatta karena usulnya
ditolak.
16. Menteri pertama yang di
tembak Belanda
Perjuangan frontal melawan Belanda, ternyata tidak
hanya menelan korban rakyat biasa, tetapi juga seorang menteri kabinet RI. Soepeno,
Menteri Pembangunan dan Pemuda dalam Kabinet Hatta, merupakan satu-satunya
menteri yang tewas ditembak Belanda.
Sebuah ujung
revolver, dimasukkan ke dalam mulutnya dan diledakkan secara keji oleh seorang
tentara Belanda. Pelipis kirinya tembus kena peluru.
Kejadian tersebut
terjadi pada 24 Februari 1949 pagi di sebuah tempat di Kabupaten Nganjuk , Jawa
Timur. Saat itu, Soepeno dan ajudannya sedang mandi disebuah pancuran air
terjun.
17. Ibukota pindah 3 kali hanya
dalam 4 tahun
Belum ada negara di dunia yang memiliki ibu kota
sampai tiga dalam kurun waktu relatif singkat.
18. Panglima Perang tidak punya
jabatan
Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia
Jenderal Soedirman, pada kenyatannya tidak pernah menduduki
jabatan resmi di kabinet RI.
Beliau tidak
pernah menjadi KSAD, Pangab, bahkan menteri pertahanan sekalipun!
Wayang ternyata memiliki simbol pembawa sial
bagi rezim yang memerintah Indonesia.
Betapa tidak, pada 1938-1939, Pemerintah
Hindia Belandamelalui De Javasche Bank (sekarang
Bank Indonesia) menerbitkan uang kertas seri
wayang orang dan
pada 1942, Hindia Belanda runtuh dikalahkan Jepang.
Pada 1943, Pemerintah Pendudukan Jepang
menerbitkan uang kertas seri wayang
Arjuna dan
Gatotkaca dan
1945, Jepang terusir dari Indonesia oleh pihak Sekutu.
Pada 1964, Presiden Soekarno mengeluarkan uang kertas
baru seri wayang dengan pecahan Rp 1 dan Rp 2,5 dan 1965 menjadi awal
keruntuhan pemerintahannya menyusul peristiwa
G30S/PKI.
19. Perintah pertama setelah
jabat Presiden “memanggil tukang sate”
Perintah pertama Presiden Soekarno saat dipilih
sebagai presiden pertama RI, bukanlah membentuk sebuah kabinet atau
menandatangani sebuah dekret, melainkan memanggil tukang sate!!!
Itu dilakukannya dalam perjalanan pulang, setelah
terpilih secara aklamasi sebagai presiden. Kebetulan di jalan bertemu seorang
tukang sate bertelanjang dada dan nyeker (tidak
memakai alas kaki).
“Sate ayam lima
puluh tusuk!”, perintah Presiden Soekarno.
Disantapnya sate
dengan lahap dekat sebuah selokan yang kotor.
Dan itulah,
perintah pertama pada rakyatnya sekaligus pesta pertama atas pengangkatannya
sebagai pemimpin dari 70 juta jiwa lebih rakyat dari sebuah negara besar yang
baru berusia satu hari.
20. Bom, hadiah dari Belanda
untuk Sukarno
Kita sudah mengetahui, hubungan antara Bung Karno dan
Belanda tidaklah mesra.
Tetapi Belanda
pernah memberikan kenangan yang tak akan pernah dilupakan oleh Bung Karno.
Enam hari
menjelang Natal 1948, Belanda memberikan hadiah Natal di Minggu pagi, saat
orang ingin pergi ke gereja, berupa bom yang menghancurkan atap dapurnya. Hari
itu, 19 Desember 1948, ibu kota Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda.
21. Perdana Menteri wafat
diluar negeri jadi Pahlawan Nasional
Sutan Sjahrir, mantan
Perdana Menteri RI pertama, menjadi orang Indonesia yang memiliki prestasi
“luar biasa” dan tidak akan pernah ada yang menandinginya.
Waktu beliau wafat
1966 di Zurich, Swiss, statusnya sebagai tahanan politik.
22. Indonesia masuk piala dunia
atas nama Hindia Belanda
Sepakbola merupakan salah satu olahraga paling digemari
di Indonesia, namun tim nasionalnya tidak pernah menang Piala Dunia FIFA.
Hanya sekali
tampil pada tahun 1938, itu pun bukan membawa bendera Indonesia, melainkan
Hindia Belanda.
Meskipun Indonesia
memiliki jumlah penduduk paling banyak ke-4 di dunia dan Brazil di peringkat
ke-5, namun prestasi sepakbola kedua negara tersebut berbeda jauh.
23. Hutan Indonesia masuk rekor
kerusakan
Indonesia terkenal dengan keanekaragaman hayatinya
yang luas.
Hutan Indonesia
yang luasnya mencapai 138 juta hektar merupakan tempat hidup bagi 11% spesies
tumbuhan dunia, 10% spesies mamalia dunia, dan 16% spesies burung dunia.
Meskipun demikian,
Guinness World Records pada tahun 2008 menyematkan rekor pada Indonesia sebagai
negara yang paling kencang laju kerusakan hutannya di dunia, yakni kehilangan
1,8 juta hektar hutan setiap tahun.
24. Negara Kepulauan namun
batas daratan dengan 4 Negara
Dengan 17.508 pulau, Indonesia adalah negara kepulauan
terbesar di dunia. Disinilah 3 dari 6 pulau terbesar di dunia berada:
Kalimantan,
Sumatera, dan
Papua.
Namun jangan heran bahwa hampir 60% penduduknya
tinggal di
Pulau Jawa, padahal luasnya hanya 7% dari seluruh wilayah
Indonesia. Uniknya lagi, ada empat pulau yang kedaulatannya dikuasai
bersama-sama dengan pemerintah negara tetangga.
25. Penyebutan angka dalam
huruf Bahasa Indonesia
Penyebutan angka 1-9 dalam huruf Bahasa Indonesia
mengandung misteri. Jika kita menjumlahkan dua angka yang huruf awalannya sama,
maka hasilnya selalu sepuluh.
Berawalan S -> Satu + Sembilan = Sepuluh
Berawalan D -> Dua + Delapan = Sepuluh
Berawalan T -> Tiga + Tujuh = Sepuluh
Berawalan E -> Empat + Enam = Sepuluh
Bahkan Lima + Lima = Sepuluh
26. Latah menjadi trend
Latah merupakan penyakit syaraf yang gejalanya muncul ketika dikageti, atau
tanpa sadar suka mengulangi perkataan atau gerakan orang lain.
Selain di Indonesia, penyakit ini hanya ditemukan pada
suku Ainu di
Jepang, masyarakat gurun pasir di
Gobi, dan sebuah suku di Perancis.
Di Indonesia
sendiri, awalnya penyakit ini hanya ditemui pada suku-suku di Pulau Jawa,
Sumatera, dan pedalaman Kalimantan. Namun uniknya, lama-kelamaan latah di
Indonesia dianggap keren dan menjadi trend, terutama di kalangan selebriti.
Sebagian kaum selebriti memanfaatkan latah sebagai modal ketenaran atau ciri
khas selaku entertainer.
27. Negara murah senyum
Selain karena keindahan alamnya, banyak wisatawan
mancanegara memuji keramahan orang Indonesia.
Berdasarkan survey The Smiling Report 2009, Indonesia adalah negara
paling murah senyum di dunia. Indonesia, bersama Hongkong, juga dinobatkan
sebagai negara yang terbaik dalam mengucapkan salam.
Namun hal ini
tidak diikuti dengan pengelolaan yang baik terhadap indutri pariwisatanya.
Buruknya birokrasi dan tingginya tingkat korupsi juga sangat menakutkan bagi
para investor untuk berbisnis di negara paling murah senyum ini.
28. Ibukota dengan pusat
belanja terbanyak di dunia
Jakarta sebagai ibu kota Indonesia memiliki tata ruang
yang sangat-sangat berantakan.
Di kota ini
berdiri 130 pusat perbelanjaan, terbanyak diantara kota-kota besar lainnya di
seluruh dunia.
Banyak wilayah di
Jakarta yang tadinya direncanakan untuk kawasan hunian, konservasi, bahkan
resapan air namun diubah menjadi pusat perbelanjaan.
29. Negara satu-satunya yang
pernah keluar & masuk lagi di PBB
Sampai tulisan ini dibuat, Indonesia merupakan
satu-satunya negara yang pernah keluar dari
PBB.
Bergabung pertama
kali tahun 1950 sebagai anggota ke-60 PBB, kemudian Indonesia menarik
keanggotaannya pada tahun 1965.
Soekarno, presiden Indonesia saat itu sangat berang
dengan keputusan PBB mengakui kedaulatan Malaysia dan menjadikan Malaysia
anggota tidak tetap
Dewan Keamanan PBB.
Lalu kemudian Soekarno mendirikan
Conefo (Konferensi Negara-Negara Kekuatan
Baru) sebagai tandingan PBB.
Sebelum keluar
dari PBB, Soekarno sempat menyampaikan pidato dengan berapi-api di Sidang Umum
PBB yang isinya meminta agar badan dunia tersebut dipindahkan markas besarnya
ke luar Amerika Serikat.
Bukan hanya pidatonya saja yang berhasil mendapat
berkali-kali tepukan tangan, namun Soekarno juga sukses menyelenggarakan
Ganefo (tandingan Olimpiade, versi Conefo)
yang diikuti 2.250 atlet dari 48 negara di Asia, Afrika, Eropa dan Amerika
Selatan, serta diliput sekitar 500 wartawan asing.
Saat-saat itulah terakhir kali
Indonesia memiliki pemimpin superpower dan menjadi salah satu negara yang
paling disegani di seluruh dunia.
30. Memiliki banyak hewan unik
di dunia
Indonesia memiliki kekayaan fauna yang luar biasa.
Hewan purba yang masih hidup di Indonesia adalah
komodo, kadal
terbesar di dunia dengan berat 90kg dan panjang 3 meter.
Terdapat juga ikan terkecil di dunia sebesar nyamuk
yang ditemukan di Sumatera. Di Sulawesi masih hidup primata terkecil di dunia
yang mirip monyet yakni
Tarsier Pygmy(
Tarsius Pumilus) atau disebut juga
Tarsier Gunung yang panjangnya hanya 10 cm. Di pulau
yang sama ditemukan pula ular terpanjang di dunia sepanjang 10 meter yaitu
Ular Sanca Kembang (
Python Reticulates).
31.
Suku bangsa dan bahasa daerah terbanyak di dunia
Indonesia merupakan negara yang memiliki suku bangsa
terbanyak di dunia.
Dengan lebih dari
740 suku bangsa/etnis, maka dari itu tidak heran bahwa Indonesia juga merupakan
negara dengan bahasa daerah yang terbanyak, yakni 583 bahasa dan dialek.
Sadar bahwa bentrokan antar etnis sangat berpotensi
terjadi, maka pendiri Republik ini menyepakati semboyan bangsa “
Bhinneka Tunggal Ika”
(yang artinya “Berbeda-beda tapi tetap satu juga”).
32. Dunia mistik dan ramalan
Indonesia
Indonesia termasuk negara yang kaya dengan dunia
mistis alias gaib, termasuk soal ramal-meramal.
Dari sekian banyak
ramalan Jayabaya,
yang sangat tersohor adalah ramalan tentang siapa orang yang akan memimpin
Indonesia (baca: Presiden Indonesia).
Pemimpin pertama yakni Soekarno,
digambarkan sebagai orang yang :
- memakai kopiah warna hitam (kethu bengi)
- sudah tidak punya ayah (yatim)
- suaranya menggelegar
- berkharisma
- bergelar serba mulia (Pemimpin Besar Revolusi dan Panglima Tertinggi ABRI)
- kebal terhadap berbagai senjata (sering lolos dari percobaan pembunuhan)
- punya kelemahan mudah dirayu wanita cantik
- tidak berdaya terhadap anak-anak kecil yang mengelilingi rumah beliau
(mundurnya Soekarno karena di demo para pelajar dan mahasiswa)
- sering mengumpat orang asing (anti imperialisme)

Pemimpin kedua yakni
Soeharto, digambarkan sebagai orang yang :
- didukung oleh “
Kartika Eka Paksi”
(ini lambang yang digunakan
ABRI)
- memakai topi baja hijau atau tutup kwali lumuten (militer)
- kaya raya
- menjadi pemimpin dunia (Soeharto menggagas membentuk
ASEAN, dimana konon
menurut sejarahnya, ASEAN merupakan kesatuan dari kerajaan
Majapahit)
- digantikan oleh “Raja dari negeri seberang” (Soeharto digantikan oleh
BJ. Habibie yang berasal dari Nusa Srenggi,
Sulawesi)
Setelah era kedua pemimpin tersebut, Jayabaya
meramalkan akan muncul pemimpin yang digambarkan sebagai Raja yang :
- bergelar
Satriya Piningit
- sudah tidak punya ayah-ibu
- telah lulus
Weda Jawa
- bersenjatakan
Trisula
Karena ramalan-ramalan sebelumnya berupa kiasan, kita
pun tidak mengerti siapa yang dimaksud dengan Satriya Piningit.
Ramalan Jayabaya yang tak kalah terkenalnya pula
adalah 2 huruf akhir/sebagian kata nama pemimpin Indonesia yang dirangkum dalam
sebuah kata NOTONOGORO.
Dan hal itu sudah pula terbukti dengan 3 periode masa
pemerintahan presiden Indonesia, yaitu: Soekar
NO, Soehar
TO,
Susilo Bambang YudhoyoNO.
Bagaimana dengan BJ Habibie,
Megawati dan
Abdurahman Wahid atau Gus Dur? Tiga Presiden itu tidak
dihitung karena tidak memerintah selama satu masa pemerintahan penuh.
Konon katanya seorang presiden yang akan menjadikan
Indonesia makmur dan sejahtera, dipandang dunia dan dihormati adalah seorang
presiden dengan huruf akhir “GO”.
Siapakah dia?