Perhitungan Daya dan Energi Listrik
Komponen Biaya Pembangunan PLTMH
Komponen
biaya pembangunan PLTMH pada studi perencanaan ini terdiri dari
1.
Engineering
Komponen
engineering pada pembangunan PLTMH dialokasikan untuk kegiatan detail desain,
supervisi pembangunan, dan penyiapan dokumen teknis akhir pembangunan PLTMH.
Pada beberapa kasus kegiatan ini dapat diasumsikan terintegrasi pada pelaksana
pembangunan. Pada model pembangunan lainnya, khususnya yang melibatkan dana
cukup besar, kegiatan engineering dilaksanakan oleh konsultan teknik yang
bertanggung jawab mereview basic desain, mengawasi pelaksanaan (supervisi),
menyiapkan dokumen teknis akhir, dan melaksanakan komisioning bersama pelaksana
pem6ang’unan.
Komponen
biaya engineering ini dihitung berdasarkan kebutuhan minimum penggunaan tenaga
ahli senior dan berpengalaman pada bidang pekerjaan sipil, teknik mesin atau
elektro, dan juru gambar.
2.
Peralatan Elektrikal – Mekanik
Komponen
peralatan elektrikal – mekanik meliputi pengadaan sarana dan peralatan :
Turbin
dan perlengkapannya yang terdiri dari unit turbin, sistem transmisi mekanik,
base frame, biaya instalasi dan trial run.
Generator
dan base frame
Panel
kontrol (switch gear dan kontrol beban) Ballast Load
Instalasi
peralatan elektrikal dan sistem pengkabelan Biaya lain-lain (10%)
3.
Pekerjan Sipil
Pekerjaan
sipil pada pembangunan PLTMH meliputi:
Bangunan
intake -weir, Saluran pembawa, Bak pengendap, Bak penenang, Pipa pesat,
Bangunan pelimpas, Rumah pembangkit,Pondasi turbin (under ground),Saluran
pembuangan,Biaya fain-lain (5%)
4.
Jaringan Transmisi, Distribusi, dan Instalasi Rumah
•
Tiang lisfrik
•
Pengadaan kabel
•
Instalasi rumah
•
Biaya lain-lain (5%)
5.
Komponen Lain-lain
Komponen
lain-lain yang dimaksud pada bagian ini adalah alokasi untuk:
Penggunaan
alat bantu khusus apabila harus diperlukan seperti: alat berat untuk penataan
lokasi, alat angkut khusus untuk peralatan yang berat
Keuntungan
pelaksana pembangunan (15%)
Training/pelatihan
operator dan pengelola
6.
Pajak
Komponen
pajak dihitung terhadap total pekerjaan meliputi pekerjaan 1, 2, 3, 4 dan 5 di
atas. Pajak yang diperhitungkan pada perencanaan ini adalah PPn sebesar 10%.
7.
Biaya Pengembangan (Project Development)
Biaya
pengembangan dapat dikatakan sebagai indirect cost. Komponen ini diperhitungkan
sebagai akibat proses penyiapan dan perencanaan pembangunan PLTMH yang tidak
mudah dan memerlukan kegiatan pendukung. Besaran Mokasi biaya pengembangan
diestimasi berdasarkan prosentase.
Aktivitas
yang berkait dengan kegiatan pengembangan ini adalah kegiatan administrasi
proyek, manajemen proyek di tingkat owner (pemilik pekerjaan), biaya legal,
penyiapan dan pelaksanaan tender, ganti rugi atas pembebasan tanah apabifa ada,
monitoring dan evaluasi proyek di tingkat owner.
Sebagai
acuan, estimasi biaya pengembangan dikelompokan menjadi: * Manajemen proyek
(10%) dari total biaya fisik dan pajak * Tender, kontrak dan legal (5%) dari
total biaya fisik dan pajak * Ganti rugi
Referensi
dari prosentase dan harga satuan orang berdasarkan standar biaya orang nasionai
(Bappenas) dan beberapa rekomendasi pada kegiatan pembangunan PLTMH seperti
yang dikeluarkan oleh J1CA dan tingkat kewajaran yang berlaku umum.
Analisis Harga Satuan
Perhitungan
analisis harga satuan merupakan tahapan paling terdepan dari estimasi biaya
pembangunan. Parameter perhitungan dan analisis harga satuan pekerjaan pada
perencanaan PLTMH antara lain
•
Lokasi sumber material diharapkan pada jarak terdekat dengan lokasi pekerjaan konstruksi
•
Tenaga kerja yang digunakan menggunakan tenaga kerja lokal di lokasi proyek
dengan upah didasarkan pada harga satuan yang berlaku di wilayah tersebut.
Penggunaan tenaga kerja diluar lokasi, hanya pada tingkatan pengawas dan tukang
untuk pekerjaan tertentu dengan upah didasarkan pada harga yang wajar.
•
Harga satuan material diperoleh dari harga satuan material dan bahan yang
berlaku di wilayah rencana pembangunan PLTMH dan disesuaikan dengan faktor
lokasi proyek (penyesuaian biaya transportasi dan pengangkutan)
Secara
umum komponen harga satuan yang diperhitungkan meliputi:
a.
Komponen tenaga
Koefisien
komponen tenaga untuk masing-masing harga satuan diperoleh dari analisa
kebutuhan tenaga yang diperlukan untuk setiap pekerjaan sesuai dengan standar
yang berlaku, khususnya dalam pekerjaan sipil
b.
Komponen bahan dan material
Dalam
perhitungan koefisien bahan dan material yang akan digunakan mengacu pada
analisa satuan pekerjaan yang berlaku
c.
Komponen peralatan
Perhitungan
koefisien peralatan didasarkan pada peralatan yang digunakan dalam satuan
pekedaan, sebagaimana yang berlaku secara umum dalam pekerjaan
sipillkonstruksi.
Hasil
perhitungan analisis harga satuan sesuai jenis pekerjaan dapat dilihat pada
lampiran setiap lokasi rencana pembangunan PLTMH.
Kebutuhan
listrik masyarakat
Kebutuhan
listrik masyarakat, khususnya pada program pelistrikan desa sangat dibatasi.
Hal ini didasarkan ketersediaan potensi sumber daya air, kemampuan memelihara
dan membiayai penggunaan listrik, serta besaran biaya pembangunan.
Salah
satu faktor pembatas adalah. pemilihan pembatas arus terkecil di pasaran, yaitu
0.5 A, sehingga daya yang dapat digunakan untuk setiap sambungan instalasi
rumah rata-rata sebesar 110 W. Penggunaan listrik masyarakat perdesaan dengan
PLTMH ini, khusus untuk penerangan digunakan pada malam hari dengan
pertimbangan pada siang hari sebagian besar masyarakat bekerja.
Perhitungan
daya listrik pada sistem PLTMH
• Daya poros turbin
Pt=9.81 xQxHx n (1)
•
Daya yang ditransmisikan ke generator
Ptrans
= 9.81 x Q x H x nt x nbelt (1)
•
Daya yang dibangkitkan generator
P~.
= 9.81 x Q x H x nt x nbelt x ngen (3)
dimana
:
Q =
debit air, m3/detik
H =
efektif head, m
ill:
= efisiensi turbin
= 0.74 untuk turbin crossflow T-14
= 0.75 untuk turbin propeller open flume lokal
nbelt
= 0.98 untuk flat belt, 0.95 untuk V belt
ngen
= efisiensi generator
Daya
yang dibangkitkan generator ini yang akan disalurkan ke pengguna. Dalam
perencanaan jumlah kebutuhan daya di pusat beban harus di bawah kapasitas daya
terbangkit, sehingga tegangan listrik stabil dan sistem menjadi lebih handal
(berumur panjang)
Sumber [http://arievolution.wordpress.com/2009/02/13/117/]