Masalah Lingkungan Dalam
Pembangunan Pertambangan Energi
1. DeriIrawa n1141081 Jumlah penduduk dunia terus
meningkat setiap 7 tahunnya, sehingga peningkatan kebutuhan energi pun tak
dapat dielakkan. Dewasa ini, hampir semua kebutuhan energi manusia diperoleh
dari konversi sumber energi fosil, misalnya pembangkitan listrik danPengan alat
transportasi yang menggunakan energi fosil sebagai sumber energinya. Secara
langsung atau tidak langsung tar hal ini mengakibatkan dampak negatif terhadap
lingkungan dan kesehatan makhluk hidup karena sisaLingkun pembakaran energi
fosil ini menghasilkan zat-zat pencemar yang berbahaya.Pencemaran udara
terutama gan di kota-kota besar telah menyebabkan turunnya kualitas udara
sehingga mengganggu kenyamanan lingkungan bahkan telah menyebabkan terjadinya
gangguan kesehatan.
2. Suatu bahan atau zat dinyatakan sebagai racun
apabila zat tersebut menyebabkan efek yang merugikan pada yangmenggunakannya.
Hal ini dapat dilihat berdasarkan keterangan sebagai berikut. Pertama, suatu
bahan atau zat, termasuk obat, dapat dikatakan sebagai racun apabila
menyebabkan efek yang tidak seharusnya, misalnya pemakaian obat yang melebihi
dosis yang diperbolehkan. Kedua, suatu bahan atau zat, walaupun secara ilmiah
dikategorikan sebagai bahan beracun, tetapi dapat dianggap bukan racun bila
konsentrasi bahan tersebut di dalam tubuh belum mencapai batas atas kemampuan
manusia untuk mentoleransi. Ketiga, kerja obat yang tidak memiliki sangkut paut
dengan indikasi obat yang sesungguhnya dianggap sebagai kerja racun.
3. organisasi dan industri dituntut untuk meningkatkan
pertanggungjawaban terhadap konservasi lingkungan. Berdasarkan kondisi ini,
maka tuntutan peraturan dunia terhadappertanggungjawaban organisasi dan industri
dalam pengelolaan lingkungan menjadi meningkat.Konservasi lingkungan telah
menjadi tuntutan daripelanggan negara maju yang secara sadar melihat pentingnya
perlindungan terhadap lingkungan dilaksanakan sejak dini untuk meminimalkan
kerusakan lingkungan di masa depan
4. Bahaya tidaknya bahan-bahan buangan tersebut.•
Besarnya biaya agar secara ekomomi tidak merugikan perusahaan.• Derajat
efektifnya cara yang di pakai• Komdisi lingkuangan sekitar.
5. Suatu kecelakaan sering terjadi yang diakibatkan
oleh lebih dari satu sebab. Kecelakaan dapat dicegah dengan menghilangkan
halhal yang menyebabkan kecelakan tersebut. Ada dua sebab utama terjadinyasuatu
kecelakaan. Pertama, tindakan yang tidak aman. Kedua, kondisi kerja yang tidak
aman. Orang yang mendapat kecelakaan luka-lukasering kali disebabkan oleh orang
lain atau karena tindakannya sendiri yang tidak menunjang keamanan.
Sumber [http://www.slideshare.net/Desta_92/masalah-lingkungan-dalam-pembangunan-pertambangan-energi-10307563]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar