Kamis, 17 Januari 2013


Masalah Lingkungan Dalam Pembangunan Pertambangan Energi


1. DeriIrawa n1141081 Jumlah penduduk dunia terus meningkat setiap 7 tahunnya, sehingga peningkatan kebutuhan energi pun tak dapat dielakkan. Dewasa ini, hampir semua kebutuhan energi manusia diperoleh dari konversi sumber energi fosil, misalnya pembangkitan listrik danPengan alat transportasi yang menggunakan energi fosil sebagai sumber energinya. Secara langsung atau tidak langsung tar hal ini mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan makhluk hidup karena sisaLingkun pembakaran energi fosil ini menghasilkan zat-zat pencemar yang berbahaya.Pencemaran udara terutama gan di kota-kota besar telah menyebabkan turunnya kualitas udara sehingga mengganggu kenyamanan lingkungan bahkan telah menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan.

2. Suatu bahan atau zat dinyatakan sebagai racun apabila zat tersebut menyebabkan efek yang merugikan pada yangmenggunakannya. Hal ini dapat dilihat berdasarkan keterangan sebagai berikut. Pertama, suatu bahan atau zat, termasuk obat, dapat dikatakan sebagai racun apabila menyebabkan efek yang tidak seharusnya, misalnya pemakaian obat yang melebihi dosis yang diperbolehkan. Kedua, suatu bahan atau zat, walaupun secara ilmiah dikategorikan sebagai bahan beracun, tetapi dapat dianggap bukan racun bila konsentrasi bahan tersebut di dalam tubuh belum mencapai batas atas kemampuan manusia untuk mentoleransi. Ketiga, kerja obat yang tidak memiliki sangkut paut dengan indikasi obat yang sesungguhnya dianggap sebagai kerja racun.

3. organisasi dan industri dituntut untuk meningkatkan pertanggungjawaban terhadap konservasi lingkungan. Berdasarkan kondisi ini, maka tuntutan peraturan dunia terhadappertanggungjawaban organisasi dan industri dalam pengelolaan lingkungan menjadi meningkat.Konservasi lingkungan telah menjadi tuntutan daripelanggan negara maju yang secara sadar melihat pentingnya perlindungan terhadap lingkungan dilaksanakan sejak dini untuk meminimalkan kerusakan lingkungan di masa depan

4. Bahaya tidaknya bahan-bahan buangan tersebut.• Besarnya biaya agar secara ekomomi tidak merugikan perusahaan.• Derajat efektifnya cara yang di pakai• Komdisi lingkuangan sekitar.

5. Suatu kecelakaan sering terjadi yang diakibatkan oleh lebih dari satu sebab. Kecelakaan dapat dicegah dengan menghilangkan halhal yang menyebabkan kecelakan tersebut. Ada dua sebab utama terjadinyasuatu kecelakaan. Pertama, tindakan yang tidak aman. Kedua, kondisi kerja yang tidak aman. Orang yang mendapat kecelakaan luka-lukasering kali disebabkan oleh orang lain atau karena tindakannya sendiri yang tidak menunjang keamanan.

Sumber [http://www.slideshare.net/Desta_92/masalah-lingkungan-dalam-pembangunan-pertambangan-energi-10307563]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar