Selasa, 20 Maret 2012

Kekayaan kesuksesan dan kasih sayang


Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ker umah dari
perjalanannya keluar rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria
berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.

Wanita itu berkata dengan senyumnya yang khas: "Aku tidak mengenal Anda,
tapi aku yakin Anda semua pasti orang baik-baik yang sedang lapar. Mari
masuk kedalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut".
Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, "Apakah suamimu sudah pulang?",
Wanita itu menjawab, "Belum, dia sedang keluar". "Oh kalau begitu, kami tak
ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suamimu kembali", kata pria itu. Di waktu
senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian
tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada
istrinya, "Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka
semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini".
Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk kedalam.
"Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama", kata pria itu hampir
bersamaan."Lho, kenapa?tanya wanita itu karena merasa heran.
Salah seseorang pria itu berkata, "Nama dia Kekayaan," katanya sambil
menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, "sedangkan yang ini bernama
Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya. Sedangkan aku sendiri
bernama Kasih-Sayang.Sekarang, cobatanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang
boleh masuk kerumahmu."
Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar.
Suaminya pun merasaheran."Ohho...menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba
kamu ajak si Kekayaan masuk kedalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan."
Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, "sayangku, kenapa kita tak
mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu
keberhasilan panen ladang pertanian kita."
Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa
yang akan masuk ke dalam rumah. "Bukankah lebih baik jika kita mengajak si
Kasih-sayang yang masuk kedalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan
kehangatan Kasih-sayang."

Suami-istri itusetuju dengan pilihan buah hati mereka."Baiklah, ajak masuk si
Kasih-sayang ini kedalam.Dan malam ini, Si Kasih-sayang menjadi teman santap
malam kita."Wanita itu kembali keluar, dan bertanya kepada 3 pria itu."Siapa
diantara Anda yang bernama Kasih-sayang?Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita
malam ini."
Si Kasih-sayang berdiri, dan berjalan menuju beranda rumah, Ohho..ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta. Karena merasa ganjil,
wanitaitu bertanya kepada si Kekayaandansi Kesuksesan."Aku hanya mengundang si
Kasih-sayang yang masuk kedalam, tapi kenapa kamu ikut juga?" Kedua pria yang
ditanya itu menjawab bersamaan."Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si
Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar
.
Namun, karena Anda mengundang si Kasih-sayang, maka, kemana pun Kasih sayang pergi,
kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Kasih-sayang, maka kekayaan dan
Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami berduaini
buta.Dan hanya si Kasih-sayang yang bisa melihat.Hanya dia yang bisa menunjukkan
kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus.Maka, kami butuh bimbingannya
saat berjalan.Saat kami menjalani hidup ini."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar