Pengertian Ekonomi Teknik
Pengertian
dan Ruang Lingkup Ekonomi Teknik
Ekonomi teknik adalah penentuan faktor-faktor dan kriteria ekonomi yang digunakan ketika satu atau lebih alternatif
dipertimbangkan untuk dipilih dalam menyelesaikan suatu masalah di bidang teknik. Bisa juga dikatakan
bahwa ekonomi teknik adalah sekumpulan teknik matematika yang menyederhanakan perbandingan ekonomi dalam suatu
kasus di bidang teknik. Ilmu ekonomi tidak pernah lepas dari ilmu teknik,
terutama dalam
perancangan dan penerapannya di masyarakat. Dalam hal tersebut, selalu ada beberapa
alternatif dalam pelaksanaannya yang masing-masing alternatif memiliki keuntungan
dan kerugian yang berbeda-beda jenis dan jumlahnya. Namun penyelesaian masalah
tersebut selalu memiliki kriteria ekonomi, dan kriteria tersebut digunakan
untuk memilih
satu dari banyak alternatif yang tersedia tersebut.
Ruang lingkup Ekonomi Teknik
Apabila hanya ada satu alternatif rancangan teknis atau rencana investasi yang
memenuhi persyaratan teknis, maka hendaklah ditentukan apakah alternatif
tersebut layak ekonomis atau tidak pada umumnya alternatif-alternatif rancangan
teknis tersebut berjangka waktu beberapa tahun dan menyangkut biaya relatif
besar, sehingga timbul masalah nilai waktu dari uang.
Tahap
Pengambilan Keputusan Pada Ekonomi
Teknik
1. Pengambilan
keputusan yang rasional merupakan proses yang komplek. Delapan step rational decision making proses:
1. Mengenal Permasalahan
2. Definisikan Tujuan
3. Kumpulkan Data yang Relevan
4. Identifikasi alternative yang
memungkinkan (feasible)
5. Seleksi kriteria untuk
pertimbangan alternatif terbaik
6. Modelkan hubungan antara
kriteria, data dan alternative
7. Prediksi hasil dari semua alternative
8. Pilih alternatif terbaik
Dalam proses pengambilan keputusan,
kita tidak dapat dengan mudah melakukan prediksi akan dampak ke depannya. Oleh
karena itu, dalam menentukan keputusan kita pun harus memperhatikan
prinsip-prinsipnya, antara lain:
·
Gunakan suatu ukuran yang umum (misal,
nilai waktu uang, nyatakan segala sesuatu dalam bentuk moneter ($ atau Rp)
·
Perhitungkan hanya perbedaannya:
- Sederhanakan
alternatif yang dievaluasi dengan mengesampingkan biaya-biaya umum
- Sunk
cost (biaya yang telah lewat) dapat diabaikan
·
Evaluasi keputusan yang dapat dipisah
secara terpisah (misal keputusan finansial dan investasi)
·
Ambil
sudut pandang sistem (sektor swasta atau sektor publik)
·
Gunakan
perencanaan ke depan yang umum (bandingkan alternatif dengan bingkai waktu yang
sama)
Dalam sistem produksi,
fungsi dan peran yang harus dijalankan oleh manajer adalah mengambil keputusan
terhadap hal-hal yang berkaitan dengan alternatif-alternatif tindakan yang
harus dilaksanakan oleh proses produksi. Beberapa faktor yang ada dalam kondisi
riilnya cenderung untuk menambah derajat kesulitan dan kompleksitas dari
keputusan yang harus diambil, semacam :
• Faktor ketidakpastian mengenai kondisi yang akan datang, dimana hal ini seringkali membawa kesulitan dalam bentuk penetapan potensi maupun kapasitas produksi terpasang yang harus direalisasikan.
• Kebutuhan untuk memperhatikan berbagai macam kriteria yang harus dipenuhi seperti kuantitas, kualitas, biaya dan sebagainya.
• Tekanan-tekanan yang berkaitan dengan kecepatan waktu pengambilan keputusan, dimana seringkali hal ini akan menghasilkan keputusan yang tidak tepat/teliti dan jauh diluar harapan yang ada.
• Adanya konflik-konflik yang terjadi dan yang timbul akibat keanekaragaman pendapat atau pandangn/opini dari berbagai pihak yang dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan tersebut. Hal semacam ini terjadi akibat adanya perbedaan latar belakang maupun interest berbagai pihak didalam melihat permasalahan yang harus dipecahkan/diputuskan.
• Faktor ketidakpastian mengenai kondisi yang akan datang, dimana hal ini seringkali membawa kesulitan dalam bentuk penetapan potensi maupun kapasitas produksi terpasang yang harus direalisasikan.
• Kebutuhan untuk memperhatikan berbagai macam kriteria yang harus dipenuhi seperti kuantitas, kualitas, biaya dan sebagainya.
• Tekanan-tekanan yang berkaitan dengan kecepatan waktu pengambilan keputusan, dimana seringkali hal ini akan menghasilkan keputusan yang tidak tepat/teliti dan jauh diluar harapan yang ada.
• Adanya konflik-konflik yang terjadi dan yang timbul akibat keanekaragaman pendapat atau pandangn/opini dari berbagai pihak yang dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan tersebut. Hal semacam ini terjadi akibat adanya perbedaan latar belakang maupun interest berbagai pihak didalam melihat permasalahan yang harus dipecahkan/diputuskan.
Pemecahan Masalah Dalam Ekonomi Teknik
- Contoh-Contoh
Kasus
1. Ingat pada jam pertama ketika anda bangun
pagi, buatlah 15 keputusan yang mungkin muncul pada saat itu. Beri
tanda pada pengambilankeputusan yang benar-benar anda lakukan secara
sadar.
2. Permen seharga 3500 dijual 30000 per lusin,
Sandy memakan dua buah permen seminggu, dan harusmemutuskan apakah dia
akan membeli selusin atau tidak?
3. Seorang wanita memiliki uang 150 juta rupiah
di bank yang tidak membayarkan bunga, atau dia dapat menginvestasikannya
dengan bungayang menarik, atau menunggu seminggu untuk bisa memperoleh 0.15%
bunga tambahan.
4. Joe memundurkan mobilnya dan menabrak pohon,
sehingga spatbornya rusak. Dia memiliki asuransi kendaraan yang akan
membayar perbaikannya. Tapi jika itu dilakukannya maka dia kan
menurunkan rating sebagai“Pengemudi Baik” dan
membayar tambahan uang asuransi di masa depan.
5. Motor listrik sebuah konveyor hangus terbakar.
Teknisi berkata pada kepala pabrik untuk mengganti motor tersebut.
Teknisi mengindikasikan bahwa “tidak alternatif
lainnya” dan meminta
otoritas untuk memesan penggantinya. Pada situasi ini, apakah setiap
pengambilan keputusan sudah pada tempatnya? Oleh siapa?
2 Pengambilan Keputusan Teknik
Beberapa bentuk pengambilan keputusan teknik
berhubungan dengan masalah alternatif desain, metode, atau material. Masalah
itu bisa berupa masalah jangka pendek, yang biaya dan benefitnya muncul dalam
satu periode atau atau dam jangka waktu yang lebih panjang.
2.1 Pengambilan Keputusan Teknik Elementer
Pengambilan keputusan teknik elementer berhubungan
dengan masalah-masalah pengambilan keputusan dalam periode yang sangat
singkat, biaya dan manfaat untuk setiap alternatif diketahui dengan cepat, kemudian
menggunakan kriteria yang sesuai maka alternatif terbaik dapat diketahui.
Perhatikan beberapa contoh pengambilan keputusan
berikut.
Dibutuhkan campuran beton yang harus mengandung
sedikitnya 31% pasir. Satu bahan baku mengandung 25% pasir dan 75% kuarsa
dijual seharga $3 per meter kubik. Bahan baku lain mengandung 40 %
pasir dan 60% kuarsa dijual $4.4 per meter kubik. Tentukan biaya
minimal untuk memperoleh campuran yang sesuai kebutuhan.
Solusi: misalnya x = porsi bahan baku seharga
$3, maka 1 – x = porsi bahan baku
seharga $4.4
Campuran Termurah
x(0,25) + (1 – x)(0,4) = 0.31
0,25x + 0.4 – 0.4x = 0.31
x = (0,31 – 0,4)/(0.25 – 0,4)
= 0,6
maka campuran harus berupa 60% bahan seharga
$3/m3 dan 40% bahan seharga $4.4/m3
Biaya minimal per meter kubik adalah =
0.6($3)+0,4($4,4) = $3.56
Suatu komponen dengan biaya material 40 sen per
unit dan biaya tenaga kerja 15 sen per unit. Untuk itu dibutuhkan
investasi peralatan senilai $500.000. Order diperoleh sebanyak 3 juta
unit. Setelah mencapai setengah jumlah order, ada sebuah metode manufaktur
baru yang dapat mengurangi biaya material sehingga menjadi 34 sen per unit
dan biaya tenaga kerja menjadi 10 sen per unit, namun dibutuhkan tambahan peralatan
senilai $100.000. Jika semua biaya peralatan habis selama proses produksi,
dan terdapat biaya lain senilai 250% biaya tenaga kerja, apakah
pergantian cara itu akan
menghasilkan tambahan laba?
Alternatif A
Biaya material 1.500.000 unit * 0,4 =
600.000
Biaya TK 1.500.000 unit * 0.15 =
225.000
Biaya lain 2.5 * biaya TK =
562.000
Biaya Total
=1.387.500
Alternatif B
Biaya peralatan =
100.000
Biaya material 1.500.000 unit * 0,34 =
510.000
Biaya TK 1.500.000 unit * 0.10 =
150.000
Biaya lain 2.5 * biaya TK =
375.000
Biaya Total =
1.135.000
2.2 Pengambilan Keputusan Teknik Berjangka
Pengambilan keputusan teknik yang lain berhubungan
dengan masalah yang melibatkan periode yang lebih panjang, untuk memecahkan
masalah seperti ini perlu digunakan aliran kas (cash flow).
Perhatikan contoh-contoh berikut ini.
Manajer harus memutuskan untuk membeli mesin
aduk baru seharga $30.000. Mesin tersebut dapat dibayar dengan dua cara.
1. Bayar tunai dengan mendapat diskon 3%.
2. Bayar $5000 sekarang, diakhir tahun ini
bayar $8000, di akhir tahun empat tahun selanjutnya bayar $6000.
Buatlah daftar alternatif-alternatif tersebut
dalam tabel aliran kas.
Solusi:
Akhir tahun Bayar tunai Bayar selama 5 tahun 0
-$29.100 -$5.000
1 0 -$8.000
2
0 -$6.000
3
0 -$6.000
4
0 -$6.000
5
0
-$6.000
Seseorang meminjam $1.000 dari bank dengan
bunga 8%. Dia setuju untuk membayar pinjaman dalam 2 akhir tahun. Diakhir
tahun pertama, dia akan membayar setengah pokok utang ditambah bunganya.
Diakhir tahun kedua dia akan membayar lunas
utang dan bunganya. Buatlah aliran Kasnya.
Solusi:
Akhir Tahun Aliran Kas
0 +$1000
1 -580
2 -540
2.3 Contoh Kasus
1. Ayah Bill membaca bahwa diakhir setiap tahun
nilai sebuah mobil baru akan turun nilainya 25% dari nilai diawal tahun. Setelah
tiga tahun, laju penurunannya menjadi 15%. Dilain pihak biaya pemeliharaan dan
biaya operasi akan naik seiring dengan usia mobil. Karena adanya garansi
dari pabrik, biaya pemeliharaan tahun pertama akan sangat murah.
Usia Mobil Biaya
Pemeliharaan (Tahun) ($)
1 50
2 150
3 180
4 200
5 300
6 390
7 500
Bill ingin menggunakan Analisis Ekonomi Teknik
untuk meminimasi biaya kepemilikan mobil. Mobil baru yang ingin dibeli
ayahnya seharga $11.200. Apakah sebaiknya dia membeli mobil baru atau
mobil bekas? Berapa lama mobil tersebutharus dimiliki? Gunakan
pendekatan praktis bukan teoritis.
2. Tentukan kritreria yang tepat untuk masalah-masalah
berikut
Himpunan mahasiswa membeli mesin minuman,
dipertimbangkan untuk menerapkan tarif minuman seharga 30 sen, 35
sen, atau 40 sen. Himpunan itu mengetahui bahwa jumlah penjualan
akan tergantung tarif yang ditetapkan. Dipustuskan
tarif yang diberlakukan adalah 35 sen. Kriteria yang mereka gunakan
____ Insinyur yang baru lulus memutuskan untuk kembali kuliah malam
untuk mengambil gelas Master, Dia merasa harus mencapainya dengan
tetap memiliki jumlah waktu maksimum untuk pekerjaannya rutinnya
ditambah wakyu rekreasinya. Dalam upaya mencapai gelar dia menggunakan kriteria
____
3. Sebuah perusahaan berencana untuk membuat
produk baru. Departemen penjualan memperkirakan bahwa kuatitas harga
jual dinaikan maka kuantu=isnya akan menurun. Perkiraan numerik mereka
adalah P = $35 – 0.02Q, dimana P adalah Harga
dan Q adalah jumlah penjualan per tahun. Dilain pihak manajemen
memperkirakan biaya produksi dan penjualan akan menurun seiring jumlah
penjualan dengan perkiraan C = $4Q + $8000. Berapa jumlah yang harus di
produksi
setiap tahunnya?
Referensi :
Referensi :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar